<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Articles &#8211; Bibiana</title>
	<atom:link href="https://bibiana-art.com/category/articles/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bibiana-art.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Aug 2025 04:30:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>getlost.id : Warna-warni Porselen Karya Bibiana Lee di Pameran ‘I Am China’</title>
		<link>https://bibiana-art.com/getlost-id-warna-warni-porselen-karya-bibiana-lee-di-pameran-i-am-china/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 04:30:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1548</guid>

					<description><![CDATA[Mulai pertengahan Desember 2022 lalu, Gedung Sarinah Lantai 6 menjadi tempat berlangsungnya artina.sarinah, program lanjutan dari Distrik Seni X Sarinah. Edisi pertamanya mengusung tema wastu/loka/kala untuk memproyeksikan ranah kreativitas yang menembus kekakuan batas-batas ‘wujud’ (wastu), ‘ruang’ (loka), dan ‘waktu’ (kala). Reference : https://getlost.id/2023/01/03/warna-warni-porselen-karya-bibiana-lee-di-pameran-i-am-china/]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mulai pertengahan Desember 2022 lalu, Gedung Sarinah Lantai 6 menjadi tempat berlangsungnya <a href="https://www.instagram.com/artina_sarinah/">artina.sarinah</a>, program lanjutan dari Distrik Seni X Sarinah. Edisi pertamanya mengusung tema wastu/loka/kala untuk memproyeksikan ranah kreativitas yang menembus kekakuan batas-batas ‘wujud’ (wastu), ‘ruang’ (loka), dan ‘waktu’ (kala).</p>
<p>Reference : <a href="https://getlost.id/2023/01/03/warna-warni-porselen-karya-bibiana-lee-di-pameran-i-am-china/">https://getlost.id/2023/01/03/warna-warni-porselen-karya-bibiana-lee-di-pameran-i-am-china/</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kompas : Bola-bola Tes Medis di Sarung Tinju</title>
		<link>https://bibiana-art.com/kompas-bola-bola-tes-medis-di-sarung-tinju/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 06:19:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1508</guid>

					<description><![CDATA[Untuk menguji kebutaan warna dibutuhkan bola-bola tes medis yang juga memiliki warna-warni. Jika ternyata kita buta warna, maka kita tidak bisa membedakan warna kulit yang selama ini memicu perundungan hingga rasisme mengakibatkan penindasan, kekerasan, hingga peperangan. Reference : https://www.kompas.id/artikel/bola-bola-tes-medis-di-sarung?utm_source=link&#38;utm_medium=shared&#38;utm_campaign=tpd_-_android_traffic]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menguji kebutaan warna dibutuhkan bola-bola tes medis yang juga memiliki warna-warni. Jika ternyata kita buta warna, maka kita tidak bisa membedakan warna kulit yang selama ini memicu perundungan hingga rasisme mengakibatkan penindasan, kekerasan, hingga peperangan.</p>
<p>Reference : <a href="https://www.kompas.id/artikel/bola-bola-tes-medis-di-sarung?utm_source=link&amp;utm_medium=shared&amp;utm_campaign=tpd_-_android_traffic">https://www.kompas.id/artikel/bola-bola-tes-medis-di-sarung?utm_source=link&amp;utm_medium=shared&amp;utm_campaign=tpd_-_android_traffic</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>inacraftnews : Wahana Batik Peranakan Karya Bibiana Lee</title>
		<link>https://bibiana-art.com/inacraftnews-wahana-batik-peranakan-karya-bibiana-lee/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 11:32:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1491</guid>

					<description><![CDATA[Batik berkembang dengan berbagai motif memberi acuan visual, bahwa batik dipakai sebagai simbol-simbol tertentu pada abad ini. Kenyataan perkembangan batik sebagai wahana textile yang motifnya dapat dijadikan tanda perubahan zaman merupakan tanda keabadaian batik tersebut. Sehingga setiap seniman yang berkutat pada dunia batik dapat bekerja secara kreatif dengan motif-motifnya. Reference : https://www.inacraftnews.com/wahana-batik-peranakan-karya-bibiana-lee/]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Batik berkembang dengan berbagai motif memberi acuan visual, bahwa batik dipakai sebagai simbol-simbol tertentu pada abad ini. Kenyataan perkembangan batik sebagai wahana textile yang motifnya dapat dijadikan tanda perubahan zaman merupakan tanda keabadaian batik tersebut. Sehingga setiap seniman yang berkutat pada dunia batik dapat bekerja secara kreatif dengan motif-motifnya.</p>
<p>Reference : <a href="https://www.inacraftnews.com/wahana-batik-peranakan-karya-bibiana-lee/">https://www.inacraftnews.com/wahana-batik-peranakan-karya-bibiana-lee/</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Media Indonesia : Bibiana Lee Hadirkan Gunakan Augmented Reality di Pameran Tunggal Are You a Peranakan</title>
		<link>https://bibiana-art.com/media-indonesia-bibiana-lee-hadirkan-gunakan-augmented-reality-di-pameran-tunggal-are-you-a-peranakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 11:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1489</guid>

					<description><![CDATA[Pameran tunggal bertajuk Are You a Peranakan? karya seniman Bibiana Lee yang digelar di Art1 New Museum, Jakarta, ini mengangkat tema identitas peranakan dalam konteks kekinian dengan pendekatan teknologi AR. Reference : https://mediaindonesia.com/humaniora/716530/bibiana-lee-hadirkan-gunakan-augmented-reality-di-pameran-tunggal-are-you-a-peranakan#google_vignette]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pameran tunggal bertajuk Are You a Peranakan? karya seniman Bibiana Lee yang digelar di Art1 New Museum, Jakarta, ini mengangkat tema identitas peranakan dalam konteks kekinian dengan pendekatan teknologi AR.</p>
<p>Reference : <a href="https://mediaindonesia.com/humaniora/716530/bibiana-lee-hadirkan-gunakan-augmented-reality-di-pameran-tunggal-are-you-a-peranakan#google_vignette">https://mediaindonesia.com/humaniora/716530/bibiana-lee-hadirkan-gunakan-augmented-reality-di-pameran-tunggal-are-you-a-peranakan#google_vignette</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hypeabis : Refleksi Bibiana Lee tentang Akulturasi Budaya dalam Seteleng Are You a Peranakan?</title>
		<link>https://bibiana-art.com/hypeabis-refleksi-bibiana-lee-tentang-akulturasi-budaya-dalam-seteleng-are-you-a-peranakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 11:19:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1487</guid>

					<description><![CDATA[Belasan lukisan dengan citra kembang dan batik, terpampang penuh artistik di dinding ruang pameran Art:1 New Museum, Jakarta. Visual makhluk-makhluk mitologi Tionghoa, seperti qilin dan burung phoenix juga tergambar sehingga merepresentasikan dua kultur berbeda yang saling mengisi. Reference : https://hypeabis.id/read/43477/refleksi-bibiana-lee-tentang-akulturasi-budaya-dalam-seteleng-are-you-a-peranakan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Belasan lukisan dengan citra kembang dan batik, terpampang penuh artistik di dinding ruang pameran Art:1 New Museum, Jakarta. Visual makhluk-makhluk mitologi Tionghoa, seperti qilin dan burung phoenix juga tergambar sehingga merepresentasikan dua kultur berbeda yang saling mengisi.</p>
<p>Reference : <a href="https://hypeabis.id/read/43477/refleksi-bibiana-lee-tentang-akulturasi-budaya-dalam-seteleng-are-you-a-peranakan">https://hypeabis.id/read/43477/refleksi-bibiana-lee-tentang-akulturasi-budaya-dalam-seteleng-are-you-a-peranakan</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kompas : Kita Semua Peranakan</title>
		<link>https://bibiana-art.com/kompas-kita-semua-peranakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 11:12:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1482</guid>

					<description><![CDATA[Acapkali di tengah realitas sosial kita, istilah peranakan hanya disematkan bagi keturunan Tionghoa atau China. Padahal, semua di antara kita adalah peranakan. Peranakan dari bangsa apa pun yang semestinya memiliki hak dan kewajiban sama dan setara. Reference : https://www.kompas.id/baca/hiburan/2024/11/14/kita-semua-peranakan?utm_source=link&#38;utm_medium=shared&#38;utm_campaign=tpd_-_android_traffic]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Acapkali di tengah realitas sosial kita, istilah peranakan hanya disematkan bagi keturunan Tionghoa atau China. Padahal, semua di antara kita adalah peranakan. Peranakan dari bangsa apa pun yang semestinya memiliki hak dan kewajiban sama dan setara.</p>
<p>Reference : <a href="https://www.kompas.id/baca/hiburan/2024/11/14/kita-semua-peranakan?utm_source=link&amp;utm_medium=shared&amp;utm_campaign=tpd_-_android_traffic">https://www.kompas.id/baca/hiburan/2024/11/14/kita-semua-peranakan?utm_source=link&amp;utm_medium=shared&amp;utm_campaign=tpd_-_android_traffic</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sugar &#038; Cream : ARTJOG 2024 – “MOTIF : RAMALAN”</title>
		<link>https://bibiana-art.com/sugar-cream-artjog-2024-motif-ramalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[steven]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 00:01:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1408</guid>

					<description><![CDATA[Hingar-bingar konstelasi seni rupa akan segera kembali meramaikan kota budaya Yogyakarta. Mengambil tema “Motif : Ramalan” yang dikuratori oleh kurator dan penulis Hendro Wiyanto, ARTJOG akan hadir pada tanggal 28 Juni – 1 September 2024 di Jogya National Museum, Yogyakarta. Reference : https://sugarandcream.co/artjog-2024-motif-ramalan-artjog2024-motiframalan-hendrowiyanto-jogyanationalmuseum-onlinemagazine-sugarandcream-interiormagazine/]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hingar-bingar konstelasi seni rupa akan segera kembali meramaikan kota budaya Yogyakarta. Mengambil tema <strong>“Motif : Ramalan”</strong> yang dikuratori oleh kurator dan penulis <strong>Hendro Wiyanto</strong>, <strong>ARTJOG</strong> akan hadir pada tanggal 28 Juni – 1 September 2024 di <strong>Jogya National Museum, Yogyakarta.</strong></p>
<p>Reference : <a href="https://sugarandcream.co/artjog-2024-motif-ramalan-artjog2024-motiframalan-hendrowiyanto-jogyanationalmuseum-onlinemagazine-sugarandcream-interiormagazine/">https://sugarandcream.co/artjog-2024-motif-ramalan-artjog2024-motiframalan-hendrowiyanto-jogyanationalmuseum-onlinemagazine-sugarandcream-interiormagazine/</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hypeabis : Bibiana Lee, Perupa yang Memihak Kaum Minoritas</title>
		<link>https://bibiana-art.com/hypeabis-bibiana-lee-perupa-yang-memihak-kaum-minoritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[steven]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 00:01:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1420</guid>

					<description><![CDATA[Lewat karya seni, Bibiana Lee menyuarakan kegelisahaannya. Terutama terhadap mereka yang selama ini terpinggirkan, baik itu secara sosial maupun kultural. Kersehannya itu pun dia tumpahkan dalam karya dwimatra dan trimatra. Reference : https://hypeabis.id/read/28573/bibiana-lee-perupa-yang-memihak-kaum-minoritas]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lewat karya seni, Bibiana Lee menyuarakan kegelisahaannya. Terutama terhadap mereka yang selama ini terpinggirkan, baik itu secara sosial maupun kultural. Kersehannya itu pun dia tumpahkan dalam karya dwimatra dan trimatra.</p>
<p>Reference : <a href="https://hypeabis.id/read/28573/bibiana-lee-perupa-yang-memihak-kaum-minoritas">https://hypeabis.id/read/28573/bibiana-lee-perupa-yang-memihak-kaum-minoritas</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JAWA POS: Bibiana Lee Melawan Diskriminasi dan Rasisme dengan Karya Seni</title>
		<link>https://bibiana-art.com/jawa-pos-bibiana-lee-melawan-diskriminasi-dan-rasisme-dengan-karya-seni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[steven]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 00:01:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1398</guid>

					<description><![CDATA[Pameran Bibiana Lee terkini Sum, Absence, and the Shades yang digelar di Rubanah Underground Hub Jalan Timor 25, Menteng, Jakarta, sungguh menghebohkan. Pasalnya, seluruh tempat pameran yang sering sunyi sepi menjadi riuh. SELURUH dinding rubanah dipenuhi cetakan image-image tangan manusia pengunjung yang membeludak memenuhi pameran dari 19 Agustus sampai 10 September lalu. Disertai poster-poster bertulisan teks [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pameran Bibiana Lee terkini Sum, Absence, and the Shades yang digelar di Rubanah Underground Hub Jalan Timor 25, Menteng, Jakarta, sungguh menghebohkan. Pasalnya, seluruh tempat pameran yang sering sunyi sepi menjadi riuh.</p>
<p><strong>SELURUH</strong> dinding rubanah dipenuhi cetakan image-image tangan manusia pengunjung yang membeludak memenuhi pameran dari 19 Agustus sampai 10 September lalu. Disertai poster-poster bertulisan teks yang mempertanyakan kesetaraan sesama manusia, tempat pameran bak ajang pertarungan salah satu permasalahan kemanusiaan yang tiada tara.</p>
<p>Reference : <a href="https://www.jawapos.com/halte/012950829/bibiana-lee-melawan-diskriminasi-dan-rasisme-dengan-karya-seni">https://www.jawapos.com/halte/012950829/bibiana-lee-melawan-diskriminasi-dan-rasisme-dengan-karya-seni</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kritik Rasisme Dalam Seni Rupa</title>
		<link>https://bibiana-art.com/kritik-rasisme-dalam-seni-rupa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[steven]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 00:01:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Articles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bibiana-art.com/?p=1440</guid>

					<description><![CDATA[Pameran Sum, Absence, and the Shades menghadirkan kelindan narasi Bibiana Lee dalam mengkritik rasisme. Hal itu dikemas lewat objek visual tangan manusia yang semuanya hadir dalam warna hitam putih.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pameran Sum, Absence, and the Shades menghadirkan kelindan narasi Bibiana Lee dalam mengkritik rasisme. Hal itu dikemas lewat objek visual tangan manusia yang semuanya hadir dalam warna hitam putih.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
